Sinusitis : Penyebab, Ciri-ciri dan Langkah Pengobatan nya

Masalah pada saluran pernapasan tentu dapat membuat penderitanya merasa terganggu, tidak terkecuali dengan sinusitis. Penyakit sinusitis adalah masalah saluran pernapasan berupa peradangan pada jaringan selaput sinus yang terletak di sekitar tulang wajah.

 

Jika sudah akut, sinusitis dapat menyebabkan indera penciuman terganggu atau bahkan hilang. Hal tersebut biasa dikenal dengan istilah anosmia.

 

Maka dari itu, peradangan di rongga sinus ini perlu ditangani agar penyakitnya tidak menyebabkan masalah yang lebih serius. 

 

Sebelum itu, Anda sebaiknya mengenal penyebab serta gejala sinusitis terlebih dahulu agar bisa mengambil langkah tepat, baik untuk mencegah maupun mengobatinya. Informasi tersebut dapat dilihat pada ulasan berikut.

 

Apa itu Sinusitis?




Sinus merupakan rongga kecil yang terhubung melalui saluran udara di dalam tulang tengkorak. 

 

Secara alami, sinus memang menghasilkan lendir, fungsinya yaitu menyaring bakteri serta partikel lain dalam udara yang dihirup. Selain itu, sinus juga memiliki fungsi sebagai organ tubuh yang turut membantu mengendalikan suhu serta kelembapan udara yang dihirup.

 

Apabila terjadi peradangan, sinus akan memproduksi lendir berlebih. Kondisi ini biasa dikenal dengan istilah sinusitis.

 

Ya, sinusitis adalah kondisi peradangan pada rongga sinus yang menyebabkan penyumbatan di saluran udara tersebut.

 

Rongga kecilnya terletak di beberapa daerah, yaitu belakang tulang dahi, belakang mata, bagian dalam dari struktur tulang pipi, dan kedua sisi batang hidung. Karena itulah, penderita sinusitis seringkali merasa sakit kepala.

 

Jenis Sinusitis

 



Ada 4 jenis sinusitis yang dibedakan dari lama peradangan berlangsung.

 Penjelasan dari 4 jenis sinusitis adalah sebagai berikut:

 

Sinusitis akut: peradangan sinus yang berlangsung sekitar 2 sampai 4 minggu. Jenis sinusitis ini yang paling sering dialami oleh sebagian besar orang


Sinusitis subakut: peradangan sinus yang berlangsung sekitar 4 sampai 12 minggu


Sinusitis kronis: peradangan sinus yang berlangsung lebih dari 12 minggu, bisa sampai berbulan-bulan hingga bertahun-tahun


Sinusitis kambuhan: peradangan sinus yang terjadi sebanyak 3 kali atau lebih dalam 1 tahun



Penyebab Sinusitis

 

Penyebab sinusitis adalah alergi atau infeksi mikroba, seperti bakteri dan virus, yang terjadi di sekitar rongga kecil tersebut. Karena itu, sinus akan memproduksi lendir dalam jumlah yang sangat banyak sehingga mengakibatkan penyumbatan.

 

Selain itu, sinusitis juga bisa jadi diakibatkan oleh gangguan saluran pernapasan lain terutama di sekitar hidung, seperti polip hidung, tulang hidung bengkok, dan lain sebagainya.

 

Gejala Sinusitis

 

Sinusitis adalah penyakit yang ditandai dengan beberapa gejala tertentu. Berikut beberapa ciri-ciri sinusitis yang dialami oleh penderitanya:

 

-Nyeri pada bagian wajah, terutama saat sedang  menunduk

-Terjadi penyumbatan di hidung, sehingga penderitanya kesulitan bernapas

-Adanya tekanan pada telinga

-Bau napas tidak sedap

-Demam

-Keluar cairan kental berwarna kuning kehijauan dari hidung

-Indera penciuman terganggu

 

Perawatan Sinusitis secara Mandiri

 

Apabila mengalami sinusitis yang cenderung ringan, Anda bisa meredakan rasa nyerinya secara mandiri melalui beberapa cara, yaitu:

 

•Kompres hangat pada area sekitar hidung dan sinus

•Minum air hangat

•Hindari pemicu alergi, seperti asap rokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan lain-lain

•Menjaga udara di sekitar agar tetap lembap. Untuk itu, Anda bisa menggunakan pelembap ruangan (humidifier)

•Menghirup uap hangat. Caranya, Anda bisa menempatkan air hangat dalam mangkok besar, kemudian hirup uap yang dikeluarkan dari air tersebut secara perlahan

•Menggunakan semprotan dekongestan yang dijual di apotek. Namun, penggunaan semprotan dekongestan ini perlu dibatasi dalam jangka waktu pendek saja, yaitu di bawah 1 minggu

 

Perlu diingat, perawatan mandiri untuk sinusitis adalah hal yang hanya dapat dilakukan untuk meredakan rasa nyerinya saja, bukan mengobati. 

 

Apabila gejalanya tidak kunjung reda, Anda bisa segera mendatangi dokter supaya mendapatkan penanganan secara medis.


Cara Menyembuhkan Sinusitis

 

Cara mengobati sinusitis yang akan dilakukan oleh dokter sangat beragam, tergantung dari tingkat keparahannya. Beberapa cara menyembuhkan sinusitis adalah sebagai berikut:

 

Peradangan sinus yang ringan akan ditangani oleh dokter dengan mencuci hidungnya menggunakan dekongestan atau semprotan saline, yaitu obat sinusitis untuk mengurangi peradangan dan hidung mampet

Atau, dokter juga bisa menggunakan obat sinusitis lainnya seperti kortikosteroid untuk mengurangi pembengkakan dalam hidung. Penggunaan kortikosteroid juga dengan cara disemprot

Bagi penderita sinusitis berat akan dokter tangani dengan meresepkan obat antibiotik. Obat tersebut biasanya perlu dikonsumsi selama kurang lebih 10 hingga 14 hari sampai gejalanya menghilang

Jika pembengkakan sinus sudah sangat parah, dokter mungkin akan mengambil tindakan operasi

 

Demikian ulasan mengenai sinusitis yang dapat Anda ketahui. Kesimpulannya, sinusitis adalah gangguan saluran pernapasan yang perlu diatasi agar tidak menimbulkan masalah serius lainnya.

Komentar